"Apa yang orang lihat dari kesuksesan saya cuma 1%, tapi 99% yang tidak terlihat adalah kegagalan saya." ini adalah kata2 seorang Soichiro Honda, pemilik pabrikan Honda yg mobil dan motornya sudah akrab ditelinga masyarakat indonesia.
Tidak akan ada yang namanya bohlam lampu jika Thomas Edison tidak
mengalami ribuan kali gagal dalam membuat bohlam lampu tersebut. Untuk mendapatkan emas, para penambang harus mengambil setumpuk pasir
berkali-kali guna mendapatkan beberapa butir emas.
Begitulah kesuksesan, Lo harus mendapatkannya diantara kegagalan.
Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun
dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut,
biarkan Lo gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut.
Setiap kegagalan yang Lo buat adalah anak tangga Lo menuju puncak,
yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Lo temukan, memberikan arah yang
jelas menuju sukses. Setiap kegagalan akan mengurangi pilihan kegagalan
selanjutnya, yang berarti peluang sukses lebih besar.
Bahkan dakwah manusia teragung sepanjang jaman setingkat Rasulullah SAW pun, tidak selamanya berhasil. Keberhasilan yang didapat oleh Rasulullah SAW, didapatkan setelah melalui berbagai kegagalan. Tidak semua orang yang didakwahi Rasulullah SAW masuk Islam, bahkan paman beliau sendiri.
Rasulullah SAW tahu, bahwa setiap upaya dalam memberikan petunjuk
kepada umat manusia, tidak akan semua manusia mengikutinya. Namun
beliau tetap mencoba, menyampaikan risalah kepada semua manusia yang
bisa dijangkau oleh beliau. Hasilnya bisa Lo lihat sendiri.
Lebih banyak Lo mencoba, akan mendekatkan Lo kepada sukses,
meskipun Lo akan mengalami banyak kegagalan. Namun cuma itulah yang
kita perlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil.
jadi kesimpulannya untuk lo semua sebagai Member Benua Punya Gaya.
tetaplah berusaha jangan memikirkan hasil akhirnya sukses atau gagal, karena bagian yg terpenting justru ada pada proses yg lo semua jalanin, so keep trying, trying hard n harder.
Rabu, 10 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar